Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenali Apa Saja Manfaat Temu Kunci dan Perbedaannya dengan Kencur

Siapapun pasti setuju dengan julukan bahwa Indonesia ini adalah negara subur, dengan sejuta tanaman obat yang tumbuh di permukaan tanahnya. Setiap tanaman yang ada di Indonesia, mayoritas bisa kita jadikan obat herbal, yang mempermudah penyembuhan berbagai penyakit, salah satunya temu kunci.

Temu kunci mungkin masih terdengar agak asing di telinga masyarakat, namun bukan berarti tanaman rimpang yang satu ini sedikit yang mengetahuinya. Banyak yang tahu temu kunci, tapi mungkin yang keliru membandingkannya dengan kencur, banyak. 

 Kenali Apa Saja Manfaat Temu Kunci dan Perbedaannya dengan Kencur

Temu kunci adalah salah satu jenis tanaman rimpang yang selalu ada dalam TOGA, alias tanaman obat keluarga. Masyarakat biasa menanamnya di halaman rumah, atau di belakang rumah bersamaan dengan tanaman obat lainnya. Sehingga saat keluarga sakit, kita bisa tinggal mengambil beberapa jenis herbal di halaman dan mengolahnya menjadi obat.

Cara Membedakan Kencur dan Temu Kunci

Seperti yang telah kita sebut sebelumnya, bahwa banyak masyarakat yang sering kali keliru membandingkan antara temu kunci dan juga kencur. Keduanya termasuk tanaman rimpang-rimpangan. 

Memang sekilas nampak sama, namun jika kita pelajari lebih jauh maka keduanya jelas berbeda. Mereka memiliki manfaat kesehatan yang berbeda, juga cita rasa yang terbilang jauh. 

Namun masih banyak yang keliru karena kurang teliti, maka karena itu simaklah beberapa cara membedakan kencur dan temu kunci berikut ini. 

Dilihat dari Bentuknya

Bentuk temu kunci dan kencur memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Namun jika butuh perbandingan yang lebih jelas, kencur memiliki bentuk yang agak bulat dan pendek-pendek. Sementara itu temu kunci memiliki bentuk yang panjang dan langsing, seperti akar tunggang namun bercabang. Dari hal itu saja, kita sudah bisa lihat jika keduanya berbeda, bukan?

Melihat Warnanya

Kemudian kita bisa melihat perbedaan dari warnanya, di mana kencur memiliki warna dagingnya yang putih kekuningan, dengan air. Kulit luarnya cokelat dan mudah untuk kita kelupas. Sementara itu, untuk temu kunci, warna daging dalamnya kuning walau dengan kulit yang sama-sama kecokelatan, dan teksturnya padat tak berair. 

Mencicipi Rasanya

Cara ketiga untuk membedakan kencur dan temu kunci adalah dengan mencicipi rasanya. Sebab kencur terkenal dengan rasanya yang khas, pedas dan wangi. Sementara itu, temu kunci itu agak pahit, namun menyegarkan. Keduanya sering kita jadikan bumbu penyegar untuk sayur bening. 

Jika menggunakan kencur, maka sayur akan terasa lebih wangi, hangat dan segar. Sementara jika pakai temu kunci, rasanya menyegarkan dan ada pula sedikit rasa manis. Tinggal pilih yang mana yang sesuai selera saja.

Melihat Kegunaan Kencur dan Temu Kunci

Terakhir, kita bisa bandingkan keduanya dari kegunaan kencur dan juga temu kunci. Masyarakat biasa menggunakan kencur untuk memberi rasa khas bagi masakan, mulai dari sayur bening, jamu beras kencur, karedok khas Sunda, dan tentu saja seblak. Untuk pengobatan sendiri, kencur biasa kita manfaatkan untuk obat batuk, atau campuran parem beras kencur.

Untuk temu kunci, biasa kita pakai untuk menyegarkan sayur bening, apapun jenis sayurannya. Temu kunci jarang kita pakai untuk memasak, dan lebih banyak kita pakai untuk pengobatan. Apa saja pengobatan yang kita lakukan dengan menggunakan rimpang ini? Simak artikelnya hingga selesai.

Manfaat Temu Kunci untuk Pengobatan dan Kesehatan 

Temu kunci mungkin memang cukup jarang untuk kita gunakan sehari-hari, dan menemukannya juga terbilang cukup sulit karena tak semua daerah tersedia. Memang tidak langka, namun sedikit yang tertarik membudidayakannya, sebab kencur jauh lebih menguntungkan karena banyak yang membutuhkannya.

Walau begitu, kita masih bisa menemukan temu kunci dan merasakan khasiatnya untuk kesehatan. Boesenbergia pandurata adalah nama ilmiahnya, dan banyak kita temukan di negara dengan iklim tropis atau panas. Memang tak terlalu banyak nutrisi yang ada dalam temu kunci ini, namun beragam senyawa aktif di dalamnya cukup membawa peranan penting untuk kesehatan. 

Salah satu senyawa aktif yang ada di dalamnya adalah flavonoid, dan inilah beberapa ragam manfaat temu kunci untuk kesehatan kita. 

Untuk Meredakan Batuk Kering 

Manfaat pertama adalah sebagai obat tradisional dalam mengatasi batuk kering yang menyiksa. Karena dalam temu kunci terdapat senyawa antiradang, untuk mengatasi radang serta mengatasi bengkak pada tenggorokan kita.

Dengan adanya kandungan antioksidan, kekebalan tubuh kita jadi lebih terjaga dan mempercepat proses pemulihan tubuh.

Membantu dalam Tingkatkan Kualitas Sperma

Manfaat yang kedua memang membutuhkan kajian ilmiah yang lebih mendalam, namun tak ada salahnya untuk mencoba. Beberapa penelitian lebih dahulu telah menemukan, bahwa temu kunci bisa memperbanyak sperma, sekaligus meningkatkan kualitasnya juga.

Bukan tanpa alasan, melainkan karena di dalam temu kunci ada antioksidan yang bisa membantu melindungi jaringan testis dari kerusakan. Seperti yang kita ketahui, bahwa jaringan testis adalah tempat di mana sperma diproduksi setiap hari.

Untuk Menangkal Radikal Bebas

Manfaat keempat adalah menangkal molekul jahat yang akan merusak tubuh dari dalam, alias radikal bebas. Sebab jika radikal bebas yang ada dalam tubuh kita jumlahnya berlebihan, maka akan menimbulkan kerusakan yang akhirnya timbulkan penyakit kronis yang berbahaya.

Senyawa flavonoid yang ada dalam temu kunci, manfaatnya menangkal radikal bebas itu sendiri. Flavonoid dengan senyawa antioksidannya yang kuat, mampu mencegah terjadinya kerusakan sel dalam tubuh. 

Mampu Digunakan untuk Mencegah Kanker Payudara

Manfaat kelima adalah membantu dalam mencegah terjadinya kanker payudara yang mengintai wanita. Membutuhkan penelitian yang lebih banyak, namun hasilnya membawa kabar positif, yaitu kandungan senyawa panduratin A yang adalah di dalam temu kunci, ternyata mampu kita andalkan untuk menghambat terjadinya sel kanker yang terus bertumbuh.

Untuk Menjaga Sistem Pencernaan Tetap Sehat

Manfaat keenam yang bisa kita rasakan dengan mengonsumsi temu kunci adalah kesehatan pencernaan yang meningkat. Sebab dengan adanya senyawa polifenol di dalam temu kunci, manfaatnya bagus sekali untuk memperbanyak pertumbuhan bakteri baik, sekaligus juga mencegah terjadinya pertumbuhan bakteri jahat.

Tak hanya polifenol, dengan adanya kandungan minyak atsiri dengan sifat anti bakterinya, bisa menghambat bakteri Escherichia coli dalam tubuh. Bakteri tersebut adalah penyebab diare, sehingga sering digunakan untuk mengobati diare juga.

Cara Mengonsumsi Temu Kunci untuk Pengobatan 

Banyak sekali manfaat temu kunci yang belum sempat tercantum, namun dengan beberapa contoh di atas tentu cukup memberikan bukti bahwa temu kunci bermanfaat. Bahkan diketahui juga mampu mengobati diare, sariawan, sampai dengan penyakit kulit pun bisa teratasi.

Asalkan gunakan cara yang benar untuk menggunakan temu kunci, salah satunya dengan cara merebus temu kunci dengan menambahkan beberapa rempah lainnya. Bisa juga dengan memarut temu kunci, lalu memeras saripatinya.

Walau begitu, ada juga yang hanya mengiris-iris temu kunci lalu merendamnya dengan air panas. Bagaimana pun caranya, tetap konsumsi sesuai anjuran sehingga bisa mendapatkan hasilnya. Demikian artikel mengenai temu kunci, semoga bermanfaat.


BASRI.D.S.Kep
BASRI.D.S.Kep Kami miliki visi back to nature, dengan menggali potensi herbal melalui pendekatan biological based practice untuk membantu penyembuhan penyakit dan meningkatkan status kesehatan agar hidup lebih berkualitas. Semua konten yang dipublish di blog ini bersifat edukatif, bukan sebagai standar/panduan pengobatan, tetap berkonsultasi ke dokter atau ahli herbal.