Bisa Atasi 5 Penyakit Ini, Manfaat Kencur Belum Banyak Diketahui
Belakangan ini makanan dengan bahan dasar kencur sedang naik daun, yaitu seblak. Maka karena itu, mayoritas masyarakat pasti sudah tak asing lagi dengan rempah yang satu ini. Kencur, sebuah tanaman yang banyak ditanam di halaman rumah karena tak membutuhkan perawatan yang sulit.
Tanaman kencur ini tumbuhnya merayap di tanah dengan bentuk daun seperti hati. Dengan aroma yang khas sehingga sering dijadikan lalapan yang segar. Sementara itu, kencur adalah umbinya dan berbentuk rimpang kecil-kecil.
![]() |
| Manfaat Kencur Belum Banyak Diketahui, Bisa Atasi 5 Penyakit Ini |
Kencur umumnya akan masyarakat gunakan untuk melezatkan masakan, misalnya untuk membuat karedok, bumbu pecel, nasi goreng, sayur bening, dan tentu saja untuk membuat seblak! Tanpa si kencur yang mungil ini, rasa aneka makanan tradisional tersebut tak akan spesial!
Namun kencur bukan hanya sebagai bumbu masakan saja, melainkan juga berkhasiat untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Umumnya, penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan. Misalnya saja sakit batuk, atau radang tenggorokan.
Manfaat Kencur untuk Kesehatan
Bisa dibilang jika manfaat kencur ini multifungsi, dan banyak sekali penyakit yang bisa kita atasi dengan kencur. Apa saja penyakit yang bisa kita atasi dengan menggunakan kencur?
Perut Kembung
Penyakit pertama yang bisa membaik setelah mengonsumsi kencur adalah perut kembung. Jika kita mengonsumsi kencur, maka perut yang kembung bisa jadi lebih ringan dan gas pun keluar. Tidak sulit untuk membuatnya, yakni kita cuma merebus saja, dan gunakan kencur kurang lebih 3 senti saja. Jika sudah, air rebusan tersebut bisa diminum untuk dua kali saja.
Batuk
Penyakit kedua yang akan membaik setelah mengonsumsi rebusan kencur adalah batuk. Bahkan di Tiongkok sana, kencur mereka gunakan untuk mengobati pasien dari berbagai penyakit. Mulai dari demam, batuk rejan, dan bahkan gangguan pernapasan untuk anak-anak.
Menurut penelitian yang dilakukan di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun 2002 silam, sudah terbukti kalau rempah yang wangi ini memiliki fungsi yang baik untuk obati batuk. Hal itu karena rempah ini bisa berperan sebagai zat antitusif, yang tujuannya untuk menurunkan seringnya batuk pada otak. Tidak hanya itu, juga akan menekan respirasi. Sifatnya ekspektoran, baik sekali untuk memicu pengeluaran lendir dan dahak.
Mampu Mencegah Osteoporosis
Penyakit ketiga yang akan membaik dengan mengonsumsi kencur adalah osteoporosis. Kencur mampu meningkatkan kepadatan tulang, sehingga pengeroposan tulang bisa terhindarkan. Seperti yang kita ketahui, jika osteoporosis akan menyebabkan tulang jadi rapuh, dan lemah. Dengan rutin mengonsumsi kencur, maka tulang jadi lebih padat.
Asam Lambung
Penyakit keempat yang akan sembuh setelah mengonsumsi kencur adalah asam lambung. Ketahuilah bahwa tinggi sekali dua zat yang terkandung di dalamnya. Kedua zat tersebut adalah zat sitotoksik juga zat antibakteri. Hasilnya, cukup efektif untuk mengatasi gangguan pencernaan.
Dalam perut manusia ada bakteri yang jahat, apabila keberadaannya tak terkontrol maka bisa sebabkan masalah, misalnya Helicobacter pylori. Namun dengan sifat antibakteri dalam kencur, serta rutin mengonsumsi kencur, bisa mencegah pertumbuhan bakteri jahat, dan terjadinya luka lambung, yang disebabkan infeksi yang meradang.
Serangan Infeksi Jamur
Penyakit kelima yang bisa diatasi dengan mengonsumsi kencur secara rutin adalah infeksi jamur. Salah satunya Candida albicans, yang merupakan mikroorganisme dalam tubuh kita. Jamur tersebut ada pada beberapa bagian tubuh, misalnya di mulut, alat kelamin wanita dan juga saluran cerna.
Keberadaannya normal, namun jika pertumbuhannya tidak normal maka bisa sebabkan masalah. Salah satu cara untuk mencegah pertumbuhannya, yaitu dengan mengonsumsi rebusan kencur secara teratur.
Efek Samping Kencur
Kencur memang menakjubkan, ada banyak sekali manfaat kencur yang bisa membuat kehidupan menjadi jauh lebih mudah. Ketika keluarga ada yang terserang batuk, atau perut kembung, cukup menggunakan kencur, maka penyakitnya pun akan langsung sembuh.
Kencur sangat mudah untuk kita temukan, sebab di pasar pun sudah banyak yang menjualnya dengan jumlah besar. Hanya saja, jangan sampai kita mengonsumsinya dalam jumlah banyak setiap hari. Alasannya adalah karena ada efek sampung berbahaya.
Ketika para peneliti melakukan penelitian pada hewan-hewan lab, mereka diberikan kencur dalam jumlah yang banyak setiap harinya. Untuk pemberiannya itu 2.000 mg/kilo, yang mana jumlah yang sangat besar
Penelitian sudah dilakukan terhadap hewan oleh Yan Nie, Laella Kinghua Liana, Endang Evacuasiany, Faculty of Medicine, Maranatha Christian University, dengan mengonsumsi rempah wangi ini secara berlebihan atau setara dengan 2.000 mg/kg per hari, bisa memberikan beberapa efek yang terbilang buruk. Nah berikut ini beberapa efek samping kencur yang bisa dirasakan.
- Orang yang mengonsumsi kencur dalam jumlah yang sangat melimpah, bisa mengalami gangguan pencernaan yang merepotkan.
- Nafsu makan juga akan menurun dengan sangat drastis, sehingga kurang berselera untuk makanan kesukaan kita sekalipun.
- Jika kita biasanya memiliki energi yang banyak untuk beraktivitas, maka setelah terlalu banyak mengonsumsi kencur, energi akan terkuras.
- Buang air kecil jadi lebih sering, dan membuat penderitanya cukup kerepotan.
- Diare bisa menjadi salah satu bukti efek samping karena terlalu banyak mengonsumsi kencur.
- Dalam kondisi yang paling parah, penderita akan mengalami koma.
Bahkan tidak menutup kemungkinan jika konsumsi kencur terlalu banyak, dalam jangka waktu yang sering, bisa sebabkan penyakit, dan bahkan kematian. Jangan sampai melakukan kesalahan dalam urusan kesehatan, lakukan semuanya sesuai anjuran dari tenaga ahli.
Cara Mengolah Kencur untuk Jadi Obat
Bagaimana cara mengolah kencur menjadi minuman kesehatan yang menyegarkan? Ada banyak cara untuk tetap mengolah kencur menjadi lebih lezat saat diminum, alih-alih dikonsumsi langsung.
Jika mengonsumsi kencur secara langsung, baik itu dikunyah, atau diambil sarinya, maka bisa membuat orang yang mengonsumsinya merasakan sensasi pedas.
Salah satu cara untuk mengolah kencur jadi obat adalah dengan mengiris tipis kencurnya, lantas rebus dengan air segelas. Biarkan mendidih dan agak surut, setelah itu tuangkan ke dalam gelas dan tunggu suam kuku, baru bisa kita konsumsi setiap pagi dan sore.
Cara Membedakan Kencur dan Temu Kunci
Kencur memiliki bentuk dan jenis yang hampir mirip dengan temu kunci, keduanya sama-sama tanaman rimpang yang akrab di telinga ibu-ibu. Baik kencur, maupun temu kunci, sama-sama bermanfaat untuk melezatkan masakan, juga untuk obat herbal.
Supaya tak salah memilih maka berikut adalah perbedaan dari kencur dan temu kunci.
Bentuk
Perbedaan pertama adalah bentuknya, kencur memiliki bentuk agak bulat memanjang, tidak terlalu panjang dan terbilang pendek. Sementara temu kunci memiliki bentuk yang lebih panjang, kurang lebih bentuknya seperti akar tunggang.
Ukuran
Perbedaan kedua adalah ukurannya. Tanaman kencur ukurannya kecil-kecil, tak lebih dari jempol. Namun temu kunci bisa lebih panjang ukurannya, walaupun besarnya juga terbilang sedang.
Warna
Perbedaan ketiga adalah warnanya. Jika warna kencur putih kekuningan dengan kulit luar berwarna coklat tua, kalau kunci warnanya kuning dan padat teksturnya.
Aroma
Perbedaan keempat adalah aromanya. Aroma kencur lebih segar dan memiliki rasa agak pedas. Sementara temu kunci rasanya agak pahit namun menyegarkan.
Demikian adalah beberapa penjelasan singkat mengenai kencur, dan juga efek sampingnya bagi kesehatan. Semoga bermanfaat!
