Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Saja Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan?

Masyarakat Indonesia mayoritas pasti sudah tak asing dengan cengkeh. Jenis rempah yang terkenal di Indonesia ini bahkan tersebar dari Sabang sampai ke Merauke dan masyarakat gunakan sebagai campuran jamu, atau bumbu penyedap masakan.

Cengkeh bahkan menjadi salah satu jenis rempah yang paling dicari oleh warga asing, karena manfaatnya yang luar biasa. Untuk masyarakat Indonesia sendiri, cengkeh pun menjadi salah satu hasil bumi yang sangat menguntungkan. Tak heran jika kemudian banyak petani yang memilih untuk mengabdikan diri sebagai petani cengkeh. 

 Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan https://unsplash.com/photos/hXdZR0_GhQ4

Ciri-ciri Cengkeh

Mungkin masih ada yang bingung dengan ciri-ciri cengkeh, walaupun memang pada dasarnya bentuk cengkeh mencolok, berbeda dengan rata-rata rempah yang ada. Beda dengan jahe dan kunyit yang secara sekilas nyaris mirip bentuknya, cengkeh dengan ukuran kecil-kecil ini lebih mudah dikenali. 

Untuk nama latinnya, cengkeh adalah Syzygium aromaticum dan termasuk sebagai jenis tanaman perdu. Dengan kayu dan batang pohonnya yang keras juga. Adapun untuk daunnya sendiri, bentuknya bulat memanjang seperti telur dan warnanya hijau.

Pada bagian pangkal daun, menyudut dan lebarnya antara dua centi, hingga tiga centi saja. kemudian untuk bunga dan buahnya, biasanya akan muncul pada ujung ranting daunnya itu sendiri. Tumbuh bertandan, dan tangkainya pendek. 

Untuk usia berbuahnya, pohon cengkeh paling tidak usianya harus mencapai empat hingga tujuh tahun terlebih dahulu. Memang agak lama, namun bisa dipastikan jika hasilnya kelak akan sangat memuaskan. Apalagi jika mendapatkan cukup sinar matahari, serta mendapatkan cukup air juga. 

Di mana cengkeh bisa tumbuh dengan baik? Umumnya dataran rendah yang lokasinya dekat pantai, atau juga daerah pegunungan sekalian. Memiliki nama yang berbeda-beda, bahkan untuk Indonesia sekalipun namanya beragam.

Misalnya Bali menyebutnya sebagai wunga lawing, orang Gayo memanggilnya bungeu lawing, Makassar memanggilnya canke, sake untuk orang Nias dan gomode merupakan nama lain cengkeh di Halmahera. Unik bukan?

Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan yang Luar Biasa

Cengkeh yang terkenal dengan nama clove secara global ini memiliki ribuan manfaat, bahkan bukan hanya buahnya saja namun juga hampir seluruh bagian pohonnya. Misalnya saja akar tanaman, batangnya, bunga dan bahkan daunnya juga.

Dalam tanaman cengkeh, minyaknya yang menjadi sumber obat. Pada semua bagian pohonnya, terkandung minyak tersebut namun dalam jumlah yang berbeda. Untuk bunga cengkeh, mengandung minyak terbanyak dengan persentase sebesar 21,3%. 

Cengkeh adalah tanaman yang kaya antioksidan di dalamnya, dan semua orang tahu jika antioksidan adalah sebuah senyawa yang bermanfaat. Sebab antioksidan akan mencegah terjadinya stres oksidatif, yang merupakan salah satu alasan kenapa manusia mengalami penyakit kronis yang berkembang cepat. 

Bukan hanya itu, ada juga antioksidan alami lainnya, yaitu eugenol yang terkandung juga dalam cengkeh. 

Lantas apa saja manfaat cengkeh untuk kesehatan? Simak berikut ini.  

Membantu Pengobatan Ejakulasi Dini

Manfaat pertama cengkeh adalah membantu dalam pengobatan ejakulasi dini. Kelainan kesehatan yang satu ini adalah mimpi buruk bagi pria dewasa. Cara menggunakannya sebagai pengobatan ejakulasi dini adalah dengan membuat ramuan oles, kemudian mengaplikasikannya sebagai minyak urut. 

Ampuh Mengatasi Sakit Gigi 

Manfaat kedua minyak cengkeh sudah terkenal sejak dahulu kala, yaitu mengatasi sakit gigi. Hal itu bisa terjadi karena dalam minyak cengkeh terkandung senyawa penting bernama eugenol. Fungsi senyawa tersebut adalah mengurangi terjadinya bengkak dan iritasi pada mulut, khususnya pada sekitar gusi dan gigi. Selain itu, cengkeh pun mengandung antijamur, antioksidan yang baik dan antikuman juga.

Mampu untuk Menghambat Tumbuhnya Bakteri 

Manfaat ketiga adalah sifat antibakterinya mampu menghentikan pertumbuhan bakteri yang bisa berbahaya. Contohnya saja bakteri E. Coli dalam mulut yang mampu dihambat pertumbuhannya berkat minyak cengkeh. Perlu diketahui, bahwa bakteri ini menjadi penyebab terjadinya keracunan makanan yang bisa membahayakan.

Bahkan tak hanya mencegah bakteri di mulut saja, namun juga mampu mencegah kulit menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab jerawat. Wajah pun jadi bersih bebas jerawat. 

Pengobatan Tukak Lambung  

Manfaat keempat cengkeh untuk mengobati tukak lambung. Penderitanya pasti tahu bagaimana menderita rasanya saat penyakit ini kambuh. Penyakit yang terjadi karena lendir lambung yang menipis, atau asam lambung meningkat secara mendadak ini sangat menyiksa. 

Penyebabnya bervariasi, mulai dari karena salah makan, gaya hidup tak sehat dan bahkan karena stres. Dengan mengonsumsi cengkeh, rupanya sangat membantu untuk meredakan sakit akibat tukak lambung yang menyerang.

Minyak cengkeh itu memiliki fungsi untuk tingkatkan produksi lendir dalam lambung kita. Adapun lendir lambung tersebut fungsinya sebagai barrier atau pelindung, supaya dinding lambung tak terluka akibat terendam cairan asam lambung yang keras.

Sebagai Penjaga Kesehatan Tulang  

Manfaat kelima adalah menjaga kesehatan dan kepadatan tulang kita, mencegah pengeroposan tulang dan membuat tulang tetap prima hingga usia senja. Osteoporosis menjadi salah satu ketakutan bagi warga dengan usia senja, sebab bisa menyebabkan gangguan untuk bergerak karena tulang yang keropos. 

Namun karena adanya senyawa eugenol yang bisa kita dapatkan dalam cengkeh, berhasil meningkatkan kepadatan tulang kita, serta menjaga kekuatannya. Kemudian adanya mangan di dalam cengkeh, mampu membantu dalam proses pembentukan tulang juga. 

Praktis untuk Turunkan Kadar Gula Darah

Manfaat keenam cengkeh ini sangat bagus untuk menurunkan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Sebab cengkeh bisa membantu untuk meningkatkan produksi insulin, juga mampu membantu turunkan kadar gula darah dalam tubuh, baik itu sebelum makan atau juga setelah makan.  

Bisa Diandalkan untuk Menjaga Kesehatan Liver

Manfaat ketujuh cengkeh ternyata untuk tingkatkan kesehatan lever kita juga. Hal itu bisa kita dapatkan berkat senyawa eugenol di dalamnya, peradangan lever bisa berkurang, sirosis juga bisa kita cegah jika menggunakan cengkeh sebagai obat herbal. 

Hanya saja semua obat herbal tak akan ada dampaknya, apabila kita tak membiasakan diri untuk hidup dengan gaya hidup yang sehat, mengatur pola makan, hindari junk food dan juga jangan lupa olahraga setiap hari. 

Efek Samping Cengkeh yang harus Kita Waspadai

Walaupun cengkeh ini menjadi salah satu rempah yang bisa jadi obat herbal bagi hampir semua jenis penyakit, namun tetap harus kita perhatikan penggunaannya. Sebab cengkeh juga memiliki efek samping buruk untuk beberapa kondisi tubuh. 

Beberapa kondisi yang terlarang untuk menggunakan cengkeh sebagai obat herbal misalnya orang dengan gangguan hati. Untuk orang yang mengalami iritasi kulit serta gusi pun jangan menggunakan cengkeh sebagai obat. 

Perlu diketahui, efek samping cengkeh ini bisa menghambat kinerja obat pengencer darah, sehingga harus lebih berhati-hati. Harus mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada tim medis. 

Ibu hamil dan yang sedang menyusui juga tak boleh mengonsumsinya, anak-anak pun sebaiknya tidak. Demikian adalah artikel mengenai cengkeh, semoga bermanfaat. 

BASRI.D.S.Kep
BASRI.D.S.Kep Kami miliki visi back to nature, dengan menggali potensi herbal melalui pendekatan biological based practice untuk membantu penyembuhan penyakit dan meningkatkan status kesehatan agar hidup lebih berkualitas. Semua konten yang dipublish di blog ini bersifat edukatif, bukan sebagai standar/panduan pengobatan, tetap berkonsultasi ke dokter atau ahli herbal.