Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat dan Efek Samping Berbahaya Daun Tapak Kuda atau Pegagan

Belakangan ini daun tapak kuda atau pegagan, sedang naik daun. Tanaman yang dikenal dengan nama latin Centella asiatica ini, teruji secara ilmiah baik untuk mengatasi jerawat. Banyak sekali produk kecantikan, yang menggunakan bahan utamanya daun tapak kuda, atau antanan.

Iklannya juga gencar di berbagai media sosial, jadi banyak sekali masyarakat yang familiar dengan tanaman ini. Jika awalnya mereka mengira tanaman antanan ini hanya sebagai tanaman liar, sesekali bisa dijadikan lalapan bagi yang suka, rupanya daun pegagan juga memiliki khasiat yang besar bagi kecantikan kulit.

 Manfaat dan Efek Samping Berbahaya Daun Tapak Kuda atau Pegaga© Kwangmoozaa

Tetapi tahukah? Jika sebenarnya daun tapak kuda alias antanan ini juga memiliki khasiat untuk kesehatan yang tak main-main. Ragam manfaat yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh, bahkan mampu mencakup manfaat bagi penyakit yang kronis sekalipun.

Selain membahas manfaat daun tapak kuda, namun juga kita bahas soal beberapa efek samping buruk dari daun tapak kuda atau pegagan. Apa saja? Silakan simak artikel ini hingga selesai.

Manfaat Daun Tapak Kuda untuk Kesehatan

Daun tapak kuda atau pegagan, memiliki bentuk seperti hati, berwarna hijau, dan tumbuh merambat secara liar. Karena bentuknya yang membulat, dengan sedikit lekukan di bagian tangkainya, membuat daun ini terlihat seperti tapak kuda.

Jadinya bukan hanya dikenal sebagai daun pegagan atau daun antanan, namun juga terkenal sebagai daun tapak kuda.

Banyak yang menggunakan daun pegagan sebagai lalapan, aromanya segar, dan juga teksturnya renyah, tak terlalu banyak airnya. Selain lezat untuk menemani santap sedap kita, khasiatnya juga banyak sekali. beberapa manfaat daun tapak kuda antara lain:

Membantu Mempercepat Penyembuhan Luka 

Manfaat daun tapak kuda pertama adalah mempercepat penyembuhan luka, terutama luka yang terbuka. Bahkan khasiat ini sudah terkenal sejak beberapa abad silam, dan nenek moyang kita sudah biasa menggunakan daun pegagan untuk menjadi obat luka. Adanya kandungan zat kimia dengan nama triterpenoid, ternyata mampu membantu dalam penyembuhan luka yang lebih cepat.

Fungsinya untuk menyembuhkan luka lebih cepat, mampu tingkatkan kadar antioksidan dalam tubuh, juga menyuplai darah ke bagian yang terluka, sehingga lebih cepat sembuh. Bahkan dari penelitian bulan April tahun 2018 silam, penelitian dilakukan dengan mengamati pasien yang baru mengalami operasi. Ia diberikan ekstrak daun pegagan secara rutin, dan kemudian hasilnya memuaskan, yaitu lukanya jadi lebih cepat sembuh dan normal kembali. Selain itu area bekas operasi juga minim jaringan parut.

Bahkan jika tangan kita tak sengaja terbakar, atau menyentuh area yang sangat panas, maka bisa menggunakan salep dari ekstrak daun tapak kuda, untuk menyembuhkan bekas luka bakarnya. Bahkan salep ini juga akan membantu mencegah terjadinya kulit yang terinfeksi.

Membantu Untuk Melancarkan Aliran Darah dalam Tubuh

Manfaat daun tapak kuda yang kedua adalah untuk melancarkan peredaran darah. Hal itu bisa kita dapatkan berkat adanya kandungan triterpenes dalam daun pegagan. Khasiat dari adanya kandungan tersebut adalah anti radang, dan juga membantu dalam pembentukan kolagen dalam tubuh kita, juga mempercepat penyembuhan luka karena adanya glikosaminoglikan.

Orang-orang yang mengalami insufesiensi vena, dan juga mengalami varises, baiknya mengonsumsi daun tapak kuda secara teratur. Sebab diketahui daun ini bisa melancarkan aliran darah, juga mengurangi terjadinya pembengkakan. Bahkan dalam sebuah jurnal Angiology, tercantum bahwa daun pegagan ini punya manfaat besar dalam pengobatan hipertensi vena secara alami.

Ada juga jurnal tinjauan sistematis yang telah menemukan bahwa daun tapak kuda, mampu kurangi terjadinya gejala-gejala insufisiensi vena pada penderita. Berbagai macam gejala, mulai dari bengkak, nyeri, kaki yang rasanya berat, rupanya bisa berkurang jika menggunakan daun tapak kuda.

Membantu dalam Pengobatan Alzheimer

Manfaat daun tapak kuda yang ketiga adalah pada pengobatan Alzheimer. Sebab daun pegagan memiliki khasiat untuk tingkatkan memori serta saraf seseorang. Dengan adanya peningkatan pada kedua sistem tersebut, maka bisa membantu dalam mengobati Alzheimer itu sendiri.

Bahkan sudah dilakukan sebuah studi, kepada tikus lab dengan penyakit Alzheimer, tikus yang telah diberikan ekstrak daun pegagan secara rutin, mendapatkan hasil yang bagus dan positif. Ternyata diketahui bahwa daun pegagan berhasil melindungi sel otak dari pembentukan plak di otak, yang jadi pemicu penyakit ini. Selain itu juga membantu menjaga sel otak, supaya tak mengalami keracunan.

Membantu untuk Meredakan Stres dan Kecemasan

Manfaat daun tapak kuda yang keempat penting sekali untuk orang-orang yang memiliki tekanan tinggi. Temuan ini didapatkan dari sebuah penelitian yang dilakukan kepada sebanyak 33 orang, yang terbukti mengalami gangguan kecemasan. Mereka diberi ekstrak daun pegagan selama dua bulan secara rutin, dan ternyata gangguan kecemasan, bahkan depresi yang mereka alami menurun secara drastis.

Penelitian mengatakan jika kandungan senyawa triterpenoid yang ada dalam daun tapak kuda, berperan penting dalam menurunkan kadar stres dan juga kecemasan seseorang.

Efek Samping Berbahaya Daun Tapak Kuda atau Pegagan

Jika ada kelebihan, maka tentu saja akan kita temukan kekurangan dalam sesuatu. Baik itu pada sifat seseorang, atau pada tanaman sekalipun. Begitu pula daun tapak kuda, selain memiliki khasiat yang sangat melimpah, juga memiliki beberapa efek samping yang berbahaya. 

Apa saja efek samping berbahaya daun tapak kuda?

Sekalipun manfaat baiknya begitu banyak bagi tubuh kita, namun berbagai tanaman herbal punya efek samping berbahaya. Begitu pula daun pegagan, tak boleh kita sepelekan efek sampingnya yang berbahaya.

Ada beberapa efek samping yang bisa saja kita rasakan, misalnya saja adalah sakit perut yang juga menyebabkan muntah serta mual-mual, kepala yang sakit dan pusing, muncul reaksi alergi pada kulit. Bahkan juga terasa kulit perih dan terasa terbakar.

Hal ini bisa terjadi ketika kita langsung mengonsumsi daun tapak kuda dalam dosis besar. Itulah mengapa saat menggunakan daun herbal ini sebagai pengobatan, wajib mengonsumsinya dalam dosis kecil terlebih dahulu. Setelah itu, baru ditingkatkan dosisnya secara bertahap, untuk mengurangi terjadi efek buruknya.

Kemudian jika ingin menggunakan salep pegagan, namun khawatir alergi dan menimbulkan efek kulit yang terasa terbakar atau sejenisnya, sebaiknya lakukan uji coba terlebih dahulu. Yaitu oleskan pada siku, atau oleskan pada punggung tangan dan lihat reaksinya. Jika tak muncul reaksi alergi, maka bisa kita gunakan sebagaimana biasa.

Kita juga tak boleh mengonsumsi daun tapak kuda dalam jangka waktu yang lama, apalagi dalam dosis besar. Memang yang paling ideal adalah selama dua hingga enam minggu saja, segera hentikan setelah mendapatkan hasil yang kita inginkan.

Tetapi sangat disarankan supaya meminta pendapat dokter terlebih dahulu, sebelum menggunakan daun tapak kuda sebagai pengobatan alternative. Demikian adalah artikel mengenai manfaat daun tapak kuda dan efek sampingnya yang berbahaya.

BASRI.D.S.Kep
BASRI.D.S.Kep Kami miliki visi back to nature, dengan menggali potensi herbal melalui pendekatan biological based practice untuk membantu penyembuhan penyakit dan meningkatkan status kesehatan agar hidup lebih berkualitas. Semua konten yang dipublish di blog ini bersifat edukatif, bukan sebagai standar/panduan pengobatan, tetap berkonsultasi ke dokter atau ahli herbal.